Rabu, 14 Agustus 2013

RUBAH RUPANYA~


Dan aku pun menuruni tangga-tangga kecil
yang terbentuk dari tanah
di sana, ada genangan air
aku bercermin padanya

Dan tenggorokanku pun kering
aku teguk satu, dua telapak tangan
di sana, pada genangan air
aku lepas dahaga

Ternyata, aku kira aku adalah kijang
karena aku pernah berlari kencang bersama mereka
Ternyata, aku kira aku adalah macan
karena aku pernah berburu makan bersama kelompoknya

Genangan air menjawabnya
Menyumpal mulut besar
Ternyata aku adalah rubah
Hanya seekor rubah rupanya

SELAMAT JALAN LUKA ~

Sayat yang menjadi puisi dan sajak
Luka yang membacok tulang
Serupa aksara, serupa abjad
Pada nisan, penanda pulang

Kala tandai semuanya pada lininya, pada catatannya
Itu pesanNya, tentu !
Tentang luka, tentang duka
Tentang aku dan tentang engkau

Engkau, yang menginginkannya tiada
Berharap bukan aku
Yang menyulam mimpi bekas
Berharap menjadi utuh

Saat pulang menjadi luka
Menjadi celoteh untuk senja yang kian duka
Kini ambang pintu begitu jauh
Terpaksa menyeretnya bersama peluh

Ini senja terakhir
Esok adalah mimpi terang
Nanti, pada ambang pintu aku katakan
Selamat jalan, Luka~

Senin, 29 Juli 2013

AKHWAT KUAT

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang tegar..
Tapi kenapa masih sering mengeluh..
Merasa tidak enak, mengeluh
Merasa sedih, mengeluh
Bukankah engkaupun tahu, Allah mengujimu supaya engkau bisa lebih baik
Karena darinya engkau bisa belajar
Dan darinya engkau bisa mengambil hikmah
Maka, bersyukur itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang cuek..
Tapi kenapa engkau selalu sibuk..
Sibuk mengingat kekurangan orang lain
Sibuk menceritakan keburukan orang lain
Bukankah kaupun tahu, setiap diri pasti punya kelebihan dan kekurangan
Begitu juga denganmu
Belum tentu di mata-Nya engkau lebih baik dari mereka
Maka, positive thinking itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang kaya..
Tapi kenapa engkau masih tak peduli
Ada yang butuh pertolongan engkau cueki
Ada yang butuh solusi engkau diamkan
Bukankah kaupun tahu, harta yang engkau miliki hanyalah titipan
Ketika kau berbagi kau akan tambah kaya
Ketika kau peduli kau akan lebih bahagia
Maka, menjaga keikhlasan itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat yang cantik..
Tapi kenapa masih tak bisa menjaga..
Auratmu masih saja kau perlihatkan
Akhlak dan kehormatanmu pun tidak pernah engkau jaga
Bukankah kaupun tahu, Cantik itu bersumber dari hati
Ketika kau bisa menjaga dirimu
Ketika kau bisa menjaga akhlakmu
Maka, menghijabi diri itu jauh lebih baik

Ukhti.., katanya ingin jadi akhwat pemaaf..
Tapi kenapa masih tidak bisa menahan diri
Ada yang salah bawaannya marah-marah
Ada yang tak sesuai selalu saja emosi
Bukankah kaupun tahu, memaafkan itu perbuatan terpuji
Ketika ada yang salah engkau maafkan
Ketika ada yang tak sesuai engkau maklumi
Maka, bersabar itu jauh lebih baik

Ukhti..,dalam hidup mungkin ada banyak hal yang tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Tapi percayalah ada banyak hikmah yang bisa kita ambil, ada banyak ilmu yang bisa kita pelajari darinya. Sesungguhnya masalah mengajari kita banyak hal, supaya kita lebih tegar, supaya kita lebih sabar, supaya kita lebih pemaaf dan supaya kita menjadi pribadi yang jauh lebih baik. InsyaAllah.
yuk kita sama-sama yuk, bareng-bareng belajar terus belajar biar bisa jadi akhwat yang tangguh, yang ngga cengeng, yang menyenangkan, yang ceria dan yang mulia pastinya :)
penulis juga harus banyak belajar lagi nih tentang kehidupan yang harus penulis hadapi. sahabat fillah juga sama-sama lagi berjuang juga kan? jadi penulis minta kita sama-sama berdo'a dan saling mendo'akan muslimah yang lainnya yuk biar kita nggak lemah dan sama-sama tangguh ;)
maaf penulis gak bisa berkata-kata banyak ya readers, soalnya penulis juga masih harus belajar banyak lagi :)