Rabu, 14 Agustus 2013

Maaf Tak Sempat Berjabat Tangan~


Aku pamit, ucapku seraya melambai dengan senyum lebar
Engkau yang terindah yang tengah sibuk di antara lalu-lalang mereka
Aku yakin tak sedikit pun engkau mendengarnya
Makanya kemudian aku terus menapaki jalanan terjal

Sudah aku sisipkan semuanya dengan lembut pada daun telingamu
Meski rapuh, pahamilah dan biarkan semuanya ada di sana untukmu
Atau mungkin, biarlah membusuk dengan sendirinya
Setidaknya, biar lekas berlalu, aku cinta engkau, semudah itu aku katakan

Tak perlu kau tenggelamkan aneka macam raut wajahmu
Percayalah,
Bukan engkau
Bukan sulitnya hatiku, karena hati ini yang berbisik

Mungkin, setelah aku pilih, aku akan menunggu..
Jika kau masih berada di sana
Aku hanya bawa pergi luka kepada hujan dan angin
Aku pamit dan maaf, tak sempat berjabat tangan..

Guguran Daun Kering


Jibril bertugas dengan baik
Tiupkan rasa purba menusuk ubun-ubunku
Dan kisah klasik dimulai
Terbang, kemudian mengerang keluh

Tapi aku lepas, bebas terhempas
Seperti pantai, seperti karang
Jubahkan apa mauku dan apa adanya
Kemana saja tinggal kepakan

Hei! Mengapa harus berkelimis dan mengenakan seragam?
Seperti si manusia yang berangkat pagi dan pulang senja itu
Manusia retorika dengan masa depan cerah-kah?
Setidaknya, tak ada adiksi bagi hidupku

Aku membual semauku dan mencoret ketidaksempurnaan
Aku melukis, menulis, memahat
Sambil bernyanyi, bersiul, bersua
Tidur seperti kucing dan berlari bak kijang

Hujan basahiku
Air hanyutkanku
Angin membawaku pergi
Seperti, guguran daun kering

oleh : jalu Lalana~

RUBAH RUPANYA~


Dan aku pun menuruni tangga-tangga kecil
yang terbentuk dari tanah
di sana, ada genangan air
aku bercermin padanya

Dan tenggorokanku pun kering
aku teguk satu, dua telapak tangan
di sana, pada genangan air
aku lepas dahaga

Ternyata, aku kira aku adalah kijang
karena aku pernah berlari kencang bersama mereka
Ternyata, aku kira aku adalah macan
karena aku pernah berburu makan bersama kelompoknya

Genangan air menjawabnya
Menyumpal mulut besar
Ternyata aku adalah rubah
Hanya seekor rubah rupanya